Salam...
Ini adalah tulisan pertama saya di blog ini jadi saya kira temanya sangat cociik sekali...
Mungkin kita sekalian sudah sangat terbiasa dengan mengucapkan salam khususnya ucapan "Assalamuallaikum warohmatullahi wabarokatuh" (dengan mengabaikan harokat dalam tulisan arabnya), ucapan ini mungkin yang paling sering kita dengar dari pada ucapan2 salam model lain karena di negara kita (Indonesia) mayoritas adalah muslim. Nah... apakah bedanya ungkapan salam ini dengan ucapan "selamat pagi", "selamat siang", atau selamat2 yang lainnya...???
Dalam tulisan ini saya akan berusaha sebisa mungkin, sekeras mungkin, se tabah dan seistiqomah mungkin untuk memaparkannya...
(nggak dink...
:p
bercanda, saya cuma mau menyampaikan dengan singkat.)
sebenarnya tema ini terinspirasi dari penyampaian Cak Nun dalam sebuah pengajian khasnya. Assalamuallaikum warohmatullahi wabarokatuh diartikan secara harafiah sebagai "Semoga kedamaian dilimpahkan kepadamu diiringi dengan rahmat dari Allah dan juga barakah dari Allah untukmu" atau harapan kita agar Allah memberikan kedamaian rahmat dan berkah kepada orang yang kita berikan salam. Sebenernya ini dalam sekali, karena kita memohonkan kebaikan untuk orang lain kepada pihak ke-3 yaitu maha besar Allah SWT.
Jadi, kasarannya ini seperti kita menyewa bodyguard untuk menjaga keselamatan orang lain, atau menggaji security untuk menjamin keselamatan orang lain.
Satpam keren
Sumber: http://twicsy.com/i/KDSFBf
Tapi sepertinya perumpamaan itu pun sepertinya masih kurang tepat, mengingat kita tidak sedang menyewa semacam bodyguard atau security tapi meminta pada seseorang yang jauh lebih tinggi drajatnya dari pada kita bayangkan saja dia adalah Sekjend PBB.
Pak Ban-ki moon lagi nelpon
Sumber: http://www.vosizneias.com
Nah...
Jadi sekarang tolong bayangkan, saat kita mengucapkan Assalamuallaikum warohmatullahi wabarokatuh berarti kita telah menelpon pak Ban-ki moon dan mengatakan "Halo Pak Ban (kira2 begitu), tolong orang ini dijaga dan diberikan kedamaian serta kasih oleh2". Kira2 nih... apa yang harus kita lakukan saat sudah meminta seseorang yang drajatnya jauh lebih tinggi dari kita untuk menjaga seseorang.?? Ya pasti to kita juga harus menjamin keselamatan dan kedamaian orang tersebut dari tindakan-tidakan dan lisan kita sendiri. Akan sangat tidak pantas kalau kita meminta bahkan memohonkan Allah SWT untuk memberikan kedamaian, rahmat dan berkah kepada seseorang tetapi kita sendiri menyakiti orang tersebut. Bahkan saya yakin pak Ban-ki moon akan memarahi saya kalau saya udah nelpon meminta untuk mendamaikan dan memberi oleh2 seseorang tapi saya sendiri malah menyakiti orang tersebut.
Intinya...
Saat mengucapkan salam kepada seseorang berarti kita juga telah memberikan jaminan akan keselamatan dan kedamaian kepada orang tersebut dari segala perbuatan dan perkataan kita.
Jadiii....
Assalamuallaikum warohmatullahi wabarokatuh kepada seluruh pengunjung blog sederhana ini.
;)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar